Minggu, 27 Desember 2015

Tips Memakai Sepatu Baru dengan Nyaman






      Pernahkah Anda membeli sepasang sepatu baru yang ternyata membuat kaki Anda sakit? Jangan singkirkan sepatu tersebut. Sepatu baru bisa diatasi dengan mulai memakainya agar nyaman. Bukan berarti Anda benar-benar memaksa untuk memakainya, namun Anda harus membiasakan sepatu tersebut dengan kaki Anda. Inilah beberapa cara yang bisa membantu Anda untuk membentuk sepatu baru agar pas dengan kaki Anda.


1. Pakailah sepatu baru di sekitar rumah. Sebelum memakai sepatu baru di luar rumah,       gunakanlah untuk menaiki tangga, berdiri (saat memasak makan malam, bermain dengan anak-anak, dan lain sebagainya), duduk, dan bahkan berlari.

  • Catatan: Ini adalah metode yang paling bisa diandalkan untuk membuat sepatu baru nyaman dipakai dengan cara yang mudah dan ringan. Jika Anda memiliki sepatu kulit atau sepatu pesta yang bagus (sepatu-sepatu yang membuat Anda frustrasi karena menyebabkan lecet, berubah bentuknya, atau bahkan pudar warnanya), metode ini paling aman untuk dicoba.

2. Mula-mula, pakailah sepatu dalam waktu singkat namun sering. Ketika Anda                 mencoba sepatu baru sebelum membelinya, Anda dapat berjalan dan jarang merasa sakit, bukan? Itu karena Anda belum memakainya dalam waktu cukup lama yang bisa menyebabkan rasa sakit (atau mengubah bentuk sepatu agar sesuai dengan kaki Anda). Jadi, ketika mulai memakai sepatu baru di rumah, pakailah segera dan sesering mungkin. Jangan merasa harus memakainya selama berjam-jam untuk mengetahui perbedaannya.
  • Mula-mula, pakailah sepatu selama 10 menit.[1] Cobalah cara ini selama beberapa hari. Secara bertahap, pakailan sepatu selama 10 menit atau lebih, setiap beberapa hari sekali, sampai Anda bisa memakai sepatu selama satu jam. Pada saat ini, sepatu harus sudah bisa ditaklukkan!
3. Bawalah sepatu ke tempat kerja. Pakailah sepatu lama ke tempat kerja, namun ketika duduk, mulailah memakai sepatu yang baru dan biasakan dengan kaki Anda. Ini adalah cara sederhana untuk mulai memakai sepatu baru sambil menghemat waktu.

4. Pakailah sepatu bersama kaus kaki. Dengan cara ini, Anda bisa mengetahui jika               memerlukan kaus kaki saat memakainya. Cara ini juga dapat mencegah kaki agar tidak lecet ketika harus membiasakan diri dengan sepatu baru.
  • Pakailah sepatu baru dengan kaus kaki yang sedikit lebih besar dari pada yang biasa Anda gunakan. Cobalah memakai kaus kaki katun yang tebal dan tekan ke dalam sepatu Anda. Jangan melangkah terlalu cepat, bisa-bisa kaki Anda lecet. Jagalah kaki saat memakai sepatu tersebut. Ukuran kaus kaki akan membantu meregangkan bentuk sepatu.

Kamis, 24 Desember 2015


Bagaimana Membesarkan Sepatu yang Kekecilan?

Sepatu merupakan benda yang sederhana, namun penting. Tapi sungguh sayang sekali jika kita harus melewatkan kesempatan memiliki sepatu idaman hanya karena ukuran nya yang kekecilan. Model Muda Indonesia memiliki Tips menarik tentang Bagaimana Membesarkan sepatu yang kekecilan.
Berikut yang perlu dipersiapkan (tidak sulit kok)
  1. Sepatu yang akan dikecilkan
  2. Seal Plastic ukuran besar
  3. Air

Cara:
  1. Isi air pada Seal Plastic (Isi dengan volume cukup banyak)
  2. Masukkan Seal plastic berisi air ke dalam sepatu
  3. Masukkan sepatu ke dalam freezer (ingat!jika jarang sekali teman serumah atau keluarga tidak keberatan dengan sepatu di dalam freezer :D )
  4. Setelah beku, keluarkan sepatu dan biarkan sebentar hingga air agak mencair
  5. Sepatu akan lebih nyaman digunakan! :D

Hal ini berlaku dengan baik untuk sepatu kulit. Jadi mulai sekarang, jika anda menemukan sepatu menarik yang 1 kecil lebih kecil dari ukuran anda, jangan ragu untuk membeli!

Selamat Mencoba :D


Rabu, 09 Desember 2015

Cara Mengecilkan Sepatu Kulit

Jika sepatu kulit anda sudah melonggar terlalu banyak karena pemakaian, atau jika sepatu kulit anda yang baru terlalu besar, anda dapat mempertimbangkan untuk menyusutkan sepatu kulit anda. Prosesnya tidaklah sulit, namun perlu diingat bahwa sepatu bisa rusak jika diperlakukan secara tidak benar, dan bahwa menyusutkan sepatu lebih dari 1/2 ukuran akan sangat sulit.


Menyusutkan Sepatu Anda dengan Air

Langkah 1 
Berhati-hatilah ketika menggunakan metode ini. Air berpotensi merusak kulit sepatu, dan jika anda menggunakannya terlalu banyak sepatu anda bisa menjadi kaku, bernoda, atau retak. Sebagai pilihan, anda dapat menerapkan larutan perawatan atau pelindung kulit sepatu pada permukaan yang ingin anda rawat, tetapi larutan tersebut dapat membuat sepatu menjadi lebih tahan terhadap metode air ini.
  • Jika anda menggunakan pelindung kulit pada sepatu anda, biarkan sampai benar-benar kering sebelum anda lanjut ke langkah selanjutnya.
Langkah 2
Lembapkan bagian sisi-sisi atau atas sepatu anda. Fokuskan pada bagian sepatu yang terlalu besar, seperti sisi-sisinya atau bagian depannya. Gunakan botol semprot kecil yang penuh dengan air, atau celupkan jari anda ke dalam air dan gosok area yang ingin anda susut. Sementara area ini cukup basah, jangan membasahi area yang lain, terutama pada telapak atau dasar sepatu.

Langkah 3
Keringkan sepatu di bawah sinar matahari jika memungkinkan. Sementara sinar matahari kemungkinan akan memakan waktu lebih lama daripada metode pengeringan, proses yang lebih lambat ini mengurangi kemungkinan kerusakan akibat panas pada sepatu anda. Jika anda menyusutkan sepatu anda pada hari yang cerah, taruh sepatu anda di luar atau di samping jendela yang terkena sinar matahari dan periksa kembali setelah beberapa jam untuk melihat jika sepatu anda sudah kering.

Langkah 4
Keringkan sepatu anda dengan pengering rambut jika perlu. Jika suhu dan sinar matahari tidak cukup untuk mengeringkan sepatu, gunakan pengering rambut. Gunakan pengaturan suhu terendah dan tahan jarak setidaknya 15 cm dari sepatu untuk menghindari kerusakan atau noda gosong pada sepatu.

Langkah 5
Gunakan sumber panas lainnya sebagai upaya terakhir. Sebuah pengering dapat merusak sepatu anda, meskipun beberapa pengering mencakup rak pengeringan yang stabil untuk situasi ini. Menempatkan sepatu anda di depan perapian atau oven dapat menyebabkan kerusakan pada bagian-bagian yang tidak basah. Jika ini satu-satunya metode yang tersedia, taruh sepatu anda pada jarak dimana anda merasakan hangat di tangan anda, bukan panas.

Langkah 6
Beri tambahan air dan panas jika perlu. Mungkin anda hanya memerlukan sedikit penyesuaian dengan metode ini, tergantung pada ketebalan dan jenis kulit sepatu anda. Jika sepatu masih terlalu besar, cobalah basahi dengan air untuk kedua atau ketiga kali, kemudian panaskan dengan cara yang sama untuk mengecilkan sepatu anda lebih lanjut.
  • Ketode karet gelang juga bisa digunakan bersamaan dengan metode ini.
Langkah 7
Beri conditioner kulit sepatu pada sepatu anda setelah kering. Air dan proses pemanasan dapat menyebabkan sepatu anda menjadi kaku atau retak. Conditioner kulit sepatu bisa membantu membalikkan keadaan ini dan mencegah kerusakan lebih lanjut. Ikuti instruksi yang tertera pada kemasan untuk hasil yang paling efektif. Jika tidak ada petunjuk, gosokkan pada sepatu dengan kain bersih, kemudian biarkan kering tanpa pemanasan lebih lanjut.
  • Beberapa conditioner kulit sepatu dibuat untuk kulit jenis tertentu. Jika anda tidak tahu terbuat dari jenis kulit yang mana sepatu anda, mintalah seorang karyawan toko sepatu untuk mengenali bahan tersebut atau untuk mencarikan anda sebuah conditioner kulit untuk pemakaian umum.



Senin, 07 Desember 2015

Tips Menghilangkan Bau Tidak Sedap Pada Sepatu

       Ini tips ringan yang mungkin berguna bagi para orang-orang yang mempunyai bau kaki yang mengerikan. Ini bukan berarti melecehkan tetapi benar karena ada orang yang memang mempunyai bau sepatu yang mengerikan.

      Dan banyak orang yang terganggu dengan bau sepatu tersebut, kadang kita pun menjadi tidak percaya diri dengan bau sepatu tersebut ketika harus melepasnya didepan umum. Karena jika melepas didepan umum saat keadaan tertentu kita kadang tidak bisa menghindar.


Berikut Tips Menghilangkan Bau Tidak Sedap Pada Sepatu, seperti:
  1. Baking soda. Baking soda merupakan zat penghilang bau dan tentunya bisa digunakan untuk mengatasi bau pada sepatu Anda. Caranya, taburkan baking soda ke dalam sepatu Anda pada malam hari. Biarkan selama satu malam. Pagi harinya, bersihkan baking soda tersebut. Bau pada sepatu Anda akan hilang. Selain itu, Anda juga bisa menaburkan bedak baby ke dalam sepatu.
    Biarkan sepatu bernapas. Setelah dipakai, lepaskan tali sepatu Anda kemudian keluarkan alas sepatu. Letakkan di tempat yang terbuka. Angin akan membawa udara segar ke dalam dan sekaligus mengeringkan keringat. Selain itu, menggunakan kembali sepatu yang telah dianginkan akan membuat Anda merasa lebih nyaman.
    Hindari menggunakan sepatu yang sama. Jangan pernah memakai sepatu yang sama dalam
    hari berturut-turut agar sepatu anda tidak menimbulkan bau.
  2. Gunakan sol dalam sepatu. Hendaknya menggunakan Sol yang bisa dilepaskan dan dipakai ulang. Dengan begitu sol lebih mudah dibersihkan sehingga sepatu juga tidak meninggalkan bau.
    Cucilah kaos kaki Anda dengan menggunakan produk-produk yang mengandung desinfektan. Ini bisa mencegah munculnya bau pada kaos kaki dan sepatu Anda. Selain itu, pastikan Anda memakai kaos kaki yang bersih setiap harinya.
    Cuci dan Keringkan Kaki. Pastikan Anda telah mencuci dan mengeringkan kaki anda sebelum kembali menggunakan sepatu. Sehingga sepatu anda tidak lembab dan tidak mengeluarkan bau.
    Jika sepatu basah, letakkan di tempat terbuka. Ini dimaksudkan agar sepatu selalu dalam keadaan kering. dan Jangan pernah memakai sepatu bila sepatu dalam keadaan basah, karena selain menimbulka bau sepatu hal ini juga menimbulkn bau pada kaki.

Sabtu, 05 Desember 2015



Leather and Craftsman

        Leather and Craftsman adalah usaha sepatu yang kami jalankan dengan menawarkan sepatu pantofel pria dengan bahan yang berkualitas dan desain yang elegan. 
usaha kami (leather&craftsman) menggunakan media sosial seperti facebook, twitter, youtube serta blog karena akun media sosial membawa peluang yang sangat baik untuk promosi diri dan juga free web store untuk memperkenalkan dan menawarkan produk kami. Kami juga tidak hanya sekedar menjual produk - produk kami tetapi kami juga membagi tips-tips dan informasi terkait tentang produk kami, hal ini diharapkan bisa jadi peluang lebih untuk menarik komsumen karena orang akan tidak sengaja melihat postingan di blog kami yg dimana tampilan foto-fotonya rata-rata menggunakan produk yang kami miliki. Selain itu kami juga mempromosikan produk kami lewat forum-forum yang khususnya untuk kaum pria karena kami menjual sepatu kulit khusus pria, seperti di kaskus atau forum yg ada di facebook.
 
Dalam konsep buying ini leather&craftsman menerapkan sistem pre-order dimana konsumen memesan terlebih dahulu produk yg mereka inginkan dan kami akan memberikan jeda waktu hingga produk yang dipesan benar-benar siap untuk dikirim. Proses pre-order ini menjadi mudah untuk kami karena memudahkan kami dalam mengelompokan pembeli. Kami memilih sistem pre-order ini karena kami hanya memproduksi produk jika menerima pesanan dari pelanggan (just in time). Leather&craftsman juga menyediakan free web store dimana pembeli berinteraksi dengan melalui jaringan komputer membuat transaksi yang tidak lagi terikat secara geografis. Pembelian juga dapat dilakukan sepanjang hari dan sepanjang malam, ada kebutuhan untuk menyediakan 24-jam layanan pelanggan untuk pertanyaan dari pra-penjualan dan setelah penjualan.

Dalam transaksi kami memilih sistem pembayaran kartu kredit dan debit tetapi kami tidak menerima kartu kredit internasional. Kami juga memerlukan alamat pelanggan penagihan dan alamat pengiriman. Dalam shipping, leather&craftsman menggunakan jasa JNE, TIKI maupun Gojek (hanya jakarta). Jasa pengiriman ini dapat dipilih oleh konsumen sendiri dan juga jenis pengiriman dapat dipilih oleh konsumen sendiri, ingin pengiriman kilat atau normal, tetapi biaya ditanggung oleh konsumen sendiri. Kami juga menawarkan pengiriman gratis khusus di hari-hari besar sesuai  event yang akan ditentukan oleh kami.



Rabu, 25 November 2015

Sejarah Perkembangan Sepatu Kulit




Para ahli sejarah memperkirakan bahwa sepatu pertama kali dibuat pada zaman Es atau sekitar 5 juta tahun lalu. Sepatu itu dibuat dari kulit hewan. Sepatu primitif (kuno) dalam jumlah besar pernah ditemukan di pedalaman Missouri, Amerika Serikat (AS). Diperkirakan sepatu itu berasal dari 8000 Sebelum Masehi (SM). Sepatu lainnya juga pernah ditemukan di pegunungan Prancis dan kemungkinan berasal dari 3300 SM.

Selain dari kulit binatang, ada juga sepatu yang terbuat dari rumput atau semak. Gunanya, untuk melindungi kaki dari teriknya sinar matahari atau dinginnya suhu. Selain di Missouri, ditemukan juga alas kaki yang berasal dari peradaban Mesir Kuno, Viking, dan China kuno.

Alas kaki yang berasal dari Mesir Kuno, berhiaskan gambar yang sangat indah. Alas kaki tersebut merupakan milik raja Mesir. Alas kaki pada saat itu digunakan untuk menunjukkan status sosial penggunanya. Di zaman itu, hanya para bangsawan dan orang-orang kayalah yang mampu untuk memakai sepatu.

Masyarakat Yunani Kuno juga memiliki alas kaki yang sangat menunjang kegiatan mereka sehari-hari. Sepatu mereka memiliki banyak tali yang diikat di sekeliling betis. Tentara Romawi Kuno juga memiliki sepatu yang sangat khas. Sepatu ini disebut caligae. Saat para tentara Romawi kembali dari peperangan dan menang, caligae diberi paku yang berasal dari perunggu, perak, bahkan emas.

Perkembangan Sepatu
Seiring bertambahnya waktu, manusia terus menyempurnakan bentuk sepatu. Tentunya, hal itu dimaksudkan untuk lebih memberikan kenyamanan bagi para pemakainya. Lantas, bagaimana sejarah perkembangan sepatu dari masa ke masa? Jawabannya dapat kamu simak pada penjelasan berikut ini:

1800 - Sepatu beralaskan sol karet pertama dibuat dan dinamakan plimsolls.
1892 - Goodyear dan perusahaan sepatu karet dari US Rubber Company, memulai memproduksi sepatu karet dan kanvas yang diberi nama Keds.
1908 - Marquis M. Converse mendirikan perusahaan sepatu Converse. Perusahaan inilah yang membuat sepatu untuk olahraga basket pertama kali. Sepatu ini pula yang mengubah permainan bola basket lebih dari seabad dan menjadi ikon AS.
1917 - Sepatu keds menjadi sepatu atletik pertama yang diproduksi secara massal. Di kemudian hari, sepatu ini disebut sneaker karena solnya lebih halus dan tidak menimbulkan suara decitan pada kondisi tertentu.
1920 - Adi Dassler, pendiri Adidas, mulai memproduksi sepatu olahraga buatan tangan di kamar mandi ibunya. Ia membuat sepatu tanpa bantuan alat-alat listrik.
1924 - Adi dan Rudolph Dassler, dengan bantuan 50 anggota keluarganya, mendaftarkan bisnisnya dengan nama Gebr der Dassler Schuhfabrik di Herzogenaurach, Jerman. Ini menjadi awal berdirinya Adidas seperti sekarang
1948 - Puma Schuhfabrik Rudolf Dassler didirikan. Sepatu sepakbola pertama Puma digunakan oleh tim sepakbola Jerman Barat.
1950 - Sneaker menjadi sepatu pilihan di mana-mana. Pasalnya, sepatu ini murah dan mudah diperoleh oleh seluruh anak muda di seluruh dunia. Selain sneaker, sepatu bertumit tinggi alias stiletto juga menjadi tren di awal 1950-an. 1962 - Phil Knight dan Bill Bowerman meluncurkan sepatu atletik berteknologi tinggi (pada masa itu) dengan nama Blue Ribbon Sports (BRS). Seiring dengan desain dan teknologinya yang baru, pada tahun 1968, nama mereka diganti menjadi Nike.
1970 - Platform shoes dengan tumit setinggi 2-5 inci atau 5—12 sentimeter menjadi incaran pria dan wanita. Era 70-an juga merupakan awal kepopuleran sepatu model bakiak.
1990 - Awal era ini diramaikan dengan jenis sepatu bersol rata, berwarna, dan persegi.
1995 - Museum Sepatu Bata di Toronto, Kanada, resmi dibuka pada bulan Mei.
1998-2001 - Sepatu lars menjadi salah satu sepatu yang populer di Indonesia.

2006-sekarang - Model wedges shoes (berbentuk irisan) merupakan model yang populer di kalangan kaum perempuan. Di samping itu, sepatu-sepatu yang menawarkan kenyamanan bagi para pemakainya mulai menjadi pilihan banyak orang.

Cara Memilih Sepatu Kulit Pria yang Baik

Banyak pria masa kini yang menonjolkan penampilannya. Tidak tanggung-tanggung puluhan hingga ratusan juta digelontorkan untuk memanjakan penampilan didepan umum. Contoh saja artis sekarang yang banyak memakai produk-produk branded.

Terlepas dari itu, jangan pernah melupakan sepatu pria karena komponen itu bisa dibilang sangat membantu untuk mendapatkan penampilan yang elegan. Namun sekali lagi sepatu yang dikenakan harus mempunyai keserasian dengan pakaian dan celana yang digunakan.

Cara memilih Sepatu Kulit Pria yang baik

  1. Pastikan Model yang anda suka sesuai hati dan nurani anda. Jadi sepatu itu nantinya mau digunakan untuk apa akan sesuai dengan keadaan. Model Formal, sport, casual atau adventure itu terserah anda. Jangan sampai bingung. (e cie kaya PARPOL aja)
  2. Pastikan ukuran kaki. Jadi ukuran kaki anda itu berapa missal 40, nah jangan terlalu terpaku pada nomor 40 karena seiring pertambahan waktu kaki kita juga bisa berubah. Kalau pas mencoba usahakan dengan menggunakan kaos kaki jadi bisa pas dikaki.
  3. Usahakan sepatu dicoba. Kalau sudah memilih sepatu jangan langsung dibayar tapi coba dulu sudah pas apa belum, bagus apa enggak dengan kaki anda dan jangan lupa ngaca dulu dicermin tu sepatunya. Cie ceritanya mau jadi model ini.
  4. Teliti bahannya. Nah ini yang menjadi factor awet atau tidaknya sepatu. Usahakan Tanya pada petugas toko apa bahan sepatu yang dipilih. Kalau yang bagus pasti sepatu kulit.
  5. Teliti juga harganya. Budget anda berapa? Kalau budget kecil jangan asala memilih sepatu yang harganya selangit. Kecuali kalau budget tidak jadi halangan untuk anda yang punya budget lebih untuk membeli sepatu.

Selasa, 20 Oktober 2015


MENGERINGKAN SEPATU KULIT



Saat musim hujan seperti saat ini, sangat mungkin di perjalanan sepatu kulit kesayangan Anda basah. Bagaimana cara mengeringkan sepatu kulit tanpa merusak kulitnya?




  1. Segera keringkan sepatu kulit yang basah dengan serbet berbahan handuk, agar bisa menyerap air. Jika terdapat kotoran membandel, sikap sepatu dengan sikat yang lembut secara hati-hati. Jika harus menggunakan deterjen, pilih sampo bayi yang minim kandungan kimia sehingga memperkecil risiko merusak kulit sepatu.  
  2. Sumpal bagian dalam sepatu dengan serbet handuk atau koran bekas, agar air terserap. Ganti koran atau serbet yang sudah basah dengan yang kering.
  3.  Keringkan sepatu secara perlahan dalam suhu ruangan, jangan di bawah panas matahari langsung,  karena bisa mengakibatkan kulit retak. Keringkan sepatu dengan cara diangin-anginkan, sehingga proses pengeringan terjadi secara bertahap. Hal ini akan membuat struktur kulit tetap normal setelah kering.
  4.  Bersihkan dengan pelembab sepatu khusus setelah sepatu kering. Simpan dalam lemari khusus dengan kelembaban yang rendah dan penerangan yang cukup. Hal ini untuk mencegah tumbuhnya jamur. Dan agar bentuk sepatu kulit tetap terjaga dan nyaman saat dipakai, Anda bisa menyimpannya dengan memasangnya pada maniken berbentuk sepatu.

sumber : http://www.ayahbunda.co.id/keluarga-tips/mengeringkan-sepatu-kulit

\

Senin, 19 Oktober 2015

Tips mudah merawat sepatu kulit 

Sepatu berbahan dasar kulit memang menarik untuk dipakai. Secara tidak langsung, sepatu formal berbahan kulit menunjukkan kualitas kemapanan seseorang secara luar dalam. Dari sisi luar, sang pemakai pastinya terlihat mapan yang dilengkapi dengan status pekerjaan dan kondisi keuangan yang sudah stabil. Sedangkan dari sisi dalam, sang pemakai terlihat sudah dewasa dan matang dari segi berpikir dan perilaku. Memang lucu, tetapi tidak bisa dipungkiri kalau terkadang banyak orang yang berpikiran ke  arah tersebut, terutama wanita.
Sepatu berbahan kulit sendiri tergolong gampang-gampang susah untuk dirawat. Karena jika tidak pintar merawatnya, bahan kulit pada sepatu Anda bisa saja retak, bahkan pecah. Belum lagi sengatan panas yang bisa membuat warna sepatu Anda memudar dan tampak tidak menarik. Terkadang banyak orang yang sengaja membuat sepatunya kotor agar dirinya tampak rebel, tetapi percayalah sepatu yang bersih menunjukkan pribadi yang terlihat baik. So guys, inilah langkah-langkah mudah agar sepatu kulit Anda tetap terawat:
1. Kenali jenis kulit pada sepatu Anda
Langkah awal untuk merawat sepatu berbahan dasar kulit adalah mengerti jenis kulit apa yang dipakai untuk membuat kulit tersebut. Jika kulit tersebut berkualitas baik, Anda bisa bernafas lega karena Anda akan semakin mudah dalam perawatannya, walaupun memang membutuhkan modal yang cukup besar. Kenali juga sifat kulit sepatu Anda, apakah dia elastis atau tidak. Apakah dia kuat menghadapi perubahan cuaca atau tidak. Bahkan kenali juga tingkat kelembabannya. 
2. Perhatikan posisi penataan sepatu
Langkah selanjutnya adalah bagaimana Anda menyimpan sepatu tersebut. Jika Anda menaruhnya diatas rak sepatu, biasakan untuk memberi jarak antara sepatu kulit Anda dengan sepatu lainnya. Tujuannya untuk menghindari gesekan yang bisa membuat luka baret pada permukaan kulit sepatu Anda. Pastinya Anda akan sangat kesal jika sepatu kulit kesayangan Anda memiliki scratch yang terlihat jelas saat Anda pakai.
3. Hindari udara lembab
Jika Anda meletakkan sepatu tersebut didalam kotak, pastikan juga ada silica gel yang menemani sepatu Anda untuk menghindari jamur dan lembab pada kulit sepatu Anda yang pastinya bisa menyebabkan kulit sepatu Anda lapuk dan pastinya membuat Anda malu untuk memakainya.
4. Pelajari proses mencuci dan mengeringkan sepatu
Cara mencuci juga memiliki pengaruh besar dalam proses perawatan sepatu kulit Anda. Biasakan untuk  menggunakan sikat khusus atau sejenis sponge saat membersihkan sepatu Anda. Sikat khusus untuk sepatu berbahan kulit pastinya memiliki permukaan yang halus dan tidak membuat scratch pada sepatu Anda. Setelah itu, proses pengeringan sepatu juga perlu diperhatikan. Jangan menjemur sepatu Anda di luar rumah saat matahari sedang bersinar dengan teriknya karena panas yang berlebihan bisa membuat kulit pada sepatu mudah pecah. Jika Anda hendak menggunakan dryer untuk mengeringkan sepatu Anda, lapisi terlebih dahulu sepatu Anda dengan koran bekas untuk menghindari panas berlebih ke lapisan kulit sepatu.
5. Semir sepatu Anda agar tetap tampak menarik
Untuk tetap membuat sepatu Anda selalu tampak cemerlang, biasakan untuk menyemir sepatu agar warna pada sepatu tetap cerah dan tampak seperti baru. Carilah produk semir sepatu yang sudah terpercaya dalam mempertahankan warna. Jangan lupa beli semir dengan warna yang sesuai dengan warna kulit sepatu Anda agar tidak merusak warna. Saat proses menyemir, biasakan menyemirnya dalam satu arah agar alur sepatu Anda tidak berubah dan tetap terlihat alami. Untuk menghindari retak-retak tipis pada lapisan kulit, Anda juga bisa mengatasinya dengan beberapa jenis produk yang memang berguna untuk melapisi kulit dari perubahan cuaca seperti terik matahari dan hujan untuk menjaga penampilan sepatu Anda.
Ya, merawat sepatu memang mudah, tetapi terkadang banyak orang yang tidak sabar dalam menghadapinya karena proses ini memang membutuhkan tenaga dan kesabaran yang ekstra. Tapi Anda tidak akan membuang waktu Anda hanya karena membersihkan atau merawat sepatu, justru hal tersebut akan menambah kesan positif pada penampilan Anda karena sepatu yang bersih merupakan cerminan dari seorang pria yang rapi.
sumber : http://www.l-men.com/5-langkah-tepat-merawat-sepatu-kulit/